Minggu, 20 November 2016

TUGAS MIKROKOMPUTER | DIAZ SUKMA LAKSANA PUTRA | 3KB03 | 233114031





Konsep Mikroprogramming
Microprogramming adalah cara pengoperasian bagian kontrol komputer yang menguraikan setiap instruksi menjadi beberapa tahap kecil (microstep) yang merupakan bagian mikroprogram. Sejumlah sistem menyediakan mikroprogram, sehingga pemakai dapat menyesuaikan perintah dengan mesinnya.

1.            Struktur Register Mikroprosessor
                Register merupakan sebagian memori dari mokroprosesor yang dapat diakses dengan kecepatan yang sangat tinggi.Sebuah register adalah sebuah tempat penampungan semantara untuk data-data yang akan diolah oleh prosesor, dan dibentuk oleh 16 titik elektronis didalam chip mikroprosesor itu sendiri.dengan adanya penampungan data sementara ini,proses pengolahan akan bisa dilakukan secara cepat di bandingkan apabila data-data tersebut harus diambil langsung dari lokasi-lokasi memori. Register adalah sebagian kecil memory komputer yang dipakai untuk tempat penampungan data.Data yang terdapat dalam register dapat diproses dalam berbagai operasi dengan melihat berapa besar kemampuan register tersebut (8 atau 16 bit).

1.1               Code Segment
Code segmen berfungsi untuk mencatat segmen dari kode program/ instruksi atau digunakan untuk menunjukkan tempat dari segmen yang sedang aktif.  Register CS berpasangan dengan register IP (Instruction Pointer) dalam format CS:IP.
Pada intiya Code segment ini digunakan untuk menunjukkan tempat dari segmen yang sedang aktif.

1.2               Data Segment
Data segmen biasanya digunakan untuk menunjukkan tempat segmen dimana data-data disimpan atau Menyimpan alamat dari segment dimana data terletak.

1.3               Stack Segment
Stack segmen adalah berfungsi untuk menyimpan alamat dari segmen dimana data terletak atau  Menyimpan alamat segment memori yang dipergunakan sebagai stack.

1.4               Extra Segment
Extra segment register merupakan register segment tambahan yang digunakan pada operasi-operasi string. Stack Segment Register Berpasangan dengan register SP, stack segment register berfungsi untuk menunjukkan alamat stack memory pada operasi PUSH dan POP dan berfungsi untuk menyimpan alamat instruksi berikutnya ketika memanggil suatu prosedur (CALL) dan mengarahkan kembali ke program utama (RET) SEGMENT REGISTER.
Pada initinya Extra segmen sesuai dengan namanya adalah suatu register bonus yang tidak yang menpunyai suatu tugas khusus, yang berfungsi untuk menyimpan alamat tambahan: misalnya alamat display, alamat sistem operasi, dan sebagainya.

1.5               Flag Register
Merupakan register berukuran 1 bit yang menunjukkan kondisi dari suatu keadaan (ya/tidak atau 0/1)




2.         Mode Pengalamatan (Addressing Mode)
Mode pengalamatan adalah bagaimana cara menunjuk dan  mengalamati suatu lokasi memori pada  sebuah alamat di mana operand akan diambil. Mode pengalamatan diterapkan pada set instruksi, dimana pada umumnya instruksi terdiri dari opcode (kode operasi) dan alamat. Setiap mode pengalamatan memberikan fleksibilitas khusus yang sangat penting. Mode pengalamatan ini meliputi direct addressing, indirect addressing, dan immediate addressing.

2.1          Mode Data-Addressing
                Mode Data Addresing merupakan aspek dari set instruksi arsitektur di sebagian besar central processing unit (CPU) desain. Berbagai mode pengalamatan addressing yang didefinisikan dalam arsitektur set instruksi yang diberikan menentukan bagaimana bahasa mesin instruksi dalam arsitektur yang mengidentifikasi operan (s) dari setiap instruksi. Sebuah mode pengalamatan menentukan bagaimana menghitung efektif alamat memori dari operan dengan menggunakan informasi yang diadakan di register dan / atau konstanta yang terkandung dalam instruksi mesin atau di tempat lain.

2.1.1          Register Addressing
Register addressing atau yang biasa disebut dengan Pengalamatan Register merupakan sebuah metode pengalamatan register mirip dengan mode pengalamatan langsung, dimana perbedaanya terletak pada field alamat yang mengacu pada register, bukan pada memori utama, Dimana Field yang mereferensi register memiliki panjang 3 atau 4 bit, sehingga dapat mereferensi 8 atau 16 register general purpose
Ada beberapa sebuah keuntungan yaitu pada diperlukan field alamat berukuran kecil dalam instruksi dan tidak diperlukan referensi memori dan pada akses ke register lebih cepat daripada akses ke memori, sehingga proses eksekusi akan lebih cepat dan adapun kerugiannya merupakan pada ruang alamat menjadi terbatas

2.1.2      Immediate Addressing
Immediate Addressing atau yang biasa disebut dengan Pengalamatan Segera Adalah bentuk pengalamatan yang paling sederhana.
Dimana Immediate Addressing ini merupakan sebuah operand benar-benar ada dalam instruksi atau bagian dari intsruksi, operand sama dengan field alamat, pada umumnya bilangan akan disimpan dalam bentuk complement dua, pada Bit paling kiri sebagai bit tanda, pada ketika operand dimuatkan ke dalam register data, bit tanda digeser ke kiri hingga maksimum word data
Immediate addressing ini mempunyai keuntungan yaitu tidak adanya referensi memori selain dari instruksi yang diperlukan untuk memperoleh operand dan m enghemat siklus instruksi sehingga proses keseluruhanakan akan cepat , adapun kekurangannya adalah  pada kuran bilangan dibatasi oleh ukuran field.

2.1.3          Register Indirect Addressing
Register indirect addressing atau yang biasa kita sebut dengan sebutan Pengalamatan tak-langsung register merupakan sebuah metode pengalamatan register tidak langsung mirip dengan mode pengalamatan tidak langsung, perbedaannya adalah field alamat mengacu pada alamat register, dimana pada letak operand berada pada memori yang dituju oleh isi register. Dimana keuntungan dan keterbatasan pengalamatan register tidak langsung pada dasarnya sama dengan pengalamatan tidak langsung, hanya saja keterbatasan field alamat diatasi dengan pengaksesan memori yang tidak langsung sehingga alamat yang dapat direferensi akan semakin banyak.Dalam satu siklus pengambilan dan penyimpanan, mode pengalamatan register tidak langsung hanya menggunakan satu referensi memori utama sehingga lebih cepat daripada mode pengalamatan tidak langsung.

2.1.4          Base Plus Indeks Addressing
Merupakan sebuah metode pengalamatan untuk mentransfer byte/word antara register dan memori yang dimana alamatnya akan ditunjukan oleh jumalah register base dan index.

2.1.5          Relatif Register Addressing
Merupakan sebuah mode pengalamatan  untuk transfer  byte/wprd antara register dan memori yang alamatnya ditunjukan oleh isi suatu register dan jaraknya/displacement.

2.1.6          Relatif Plus Indeks Addressing
Merupakan sebuah mode pengalamatan untuk mentransfer byte/word antara register dan memori yang alamatnya ditunjukan oleh  suatu register dan index ditambah displacement tersebut.



2.2      Mode Memori- Addressing
Mode Memori – Addressing merupaka sebuah mode bagaimana cara menunjuk dan  mengalamati suatu lokasi memori pada  sebuah alamat di mana operand akan diambil. Mode pengalamatan diterapkan pada set instruksi, dimana pada umumnya instruksi terdiri dari opcode dan alamat. Setiap mode pengalamatan memberikan fleksibilitas khusus yang sangat penting. Mode pengalamatan ini meliputi direct addressing, indirect addressing, dan immediate addressing

2.2.1 Addressing Langsung
Mode data addressing Langsung ini relative sederhana, dikarenakan disimpan secara langsung setelah opcode decimal dalam memori tersebut, dimana addressing langsung ini akan mentransfer byte atau kata secara langsung dari suatu intruksi program kedalam register atau lokasi memori.
Dimana pada teknik ini banyak digunakan pada komputer lama dan komputer kecildan Hanya memerlukan sebuah referensi memori dan tidak memerlukan kalkulus khusus, teknik ini mempunyai kelebihan Field alamat berisi efektif address sebuah operand dan kekurangan keterbatasan field alamat karena panjang field alamat biasanya lebih kecil dibandingkan panjang word.

Contoh : ADD A ; tambahkan isi pada lokasi alamat A ke akumulator


2.2.2          Addressing Tidak Langsung
Addressing tidak Langsung ini merupakan mode pengalamatan tak langsung, yang dimana field alamat mengacu pada alamat word di alamat memori, yang pada gilirannya akan berisi alamat operand yang panjang
melebihan ruang bagi alamat menjadi besar sehingga semakin banyak alamat yang dapat referensi dan kekurangan diperlukan referensi memori ganda dalam satu fetch sehingga memperlambat proses operasi
Contoh :
ADD (A) ; tambahkan isi memori yang ditunjuk oleh isi alamat A ke akumulator


2.2.3          Addressing Relatif

Addressing Relatif ini  merupakan sebuah register yang direferensi secara implisit adalah program counter (PC), dimana pada alamat efektif relative addresing didapatkan dari alamat instruksi saat itu ditambahkan ke field alamat  dan pada relativ addressing memanfaatkan konsep lokalitas memori untuk menyediakan operand-operand berikutnya .

3.            Instruksi Pemindahan Data
3.1          MOV
Perintah MOV adalah perintah untuk mengisi, memindahkan,memperbaruhi isi suatu register, variable ataupun lokasi memory,
3.2          PUSH
Adalah perintah untuk memasukan isi register pada stack, dengan tata penulisannya:POP [operand 16 bit]
3.3          POP
perintah yang berguna untuk mengeluarkan isi dari register/variable dari stack,dengan tata penulisannya adalah : POP [operand 16 bit]
3.4          XXCHG
adalah instuksi yang digunakan untuk menukar data antara dua register tujuan umum atau antara tujuan umum register dan tempat penyimpanan memori.

3.5          XLAT
adalah instruksi yang digunakan untuk menyederhanakan pelaksanaan dari operasi pencarian tabel. Eksekusi dari XLAT menggantikan isi dari register AL dengan isi yang diakses oleh tempat pencarian tabel.

3.6          IN
Untuk memindahkan data dari pernagkat I/O tertentu ke tujuan, dimana membaca data dari suatu port dan memasukkan nilainya ke dalam suatu register gunakan perintah IN.
3.7          OUT
Untuk memindahkan data dari sumber tertentu ke perangkat I/O,  perintah OUT digunakan untuk memasukkan suatu nilai ke dalam suatu port

3.8          LEA
Intruksi yang menyediakan kemampuan untuk manipulasi alamat memori dengan memuat setidaknya 16-bit yang mengimbangi alamat dalam tujuan umum register atau sebuah register.
3.9          LDS
Intruksi yang menyediakan kemampuan untuk manipulasi alamat memori dengan memuat setidaknya 16-bit yang mengimbangi alamat dalam tujuan umum register atau sebuah register.
3.10        LES
Intruksi yang menyediakan kemampuan untuk manipulasi alamat memori dengan memuat setidaknya 16-bit yang mengimbangi alamat dalam tujuan umum register atau sebuah register.
3.11        LAHF
                Intruksi yang menyediakan kemampuan untuk memindah bendera kedalam AH
3.12        SAHF
                Intruksi yang menyediakan kemampuan untuk memuat bendera dari AH
3.13        LODS
                Intruksi yang menyediakan kemampuan untuk memuat AL ayau AX dalam byte atau word
3.14        STOS
                Intruksi yang menyediakan kemampuan untuk menyimpan AL ayau AX dalam byte atau word
3.15        MOVS
                Intruksi yang menyediakan kemampuan untuk Memindahkan byte/word


Sumber :

http://apaitu.web.id/microprogramming/
http://whiteregion.blogspot.co.id/2015/05/struktur-alu-register-dan-cpu.html
http://slideplayer.info/slide/3652250/
http://www.docfoc.com/download/documents/struktur-register-set-mikroprosesor
http://jejaringberbagi.blogspot.co.id/2015/01/mode-pengalamatan.html
https://ubay16.wordpress.com/2013/10/30/metode-pengalamatan/
http://setiawantkj.blogspot.co.id/2013/05/penjelasan-jenis-pengalamatan.html
http://zilan7green.blogspot.co.id/2013/02/makalah-arsitektur-komputer-mode.html
https://blog.uad.ac.id/kholis1600018244/instruksi-set-80888086-dan-data-transfer/
http://tid3ustj.blogspot.co.id/2012/10/daftar-instruksi-bahasa-assembly.html
http://creativestayle.blogspot.co.id/2013/12/instruksi-instruksi-dalam-mikroprosesor.html
https://ekofitriyanto.wordpress.com/2013/10/30/177/
http://jovanangga.blogspot.co.id/2012/11/set-instruksi-dan-teknik-pengalamatan.html
http://dani-jazmi.blogspot.co.id/2011/04/set-instruksi-mikroprosessor-8085.html







Tidak ada komentar:

Posting Komentar