Minggu, 23 Oktober 2016

TUGAS MIKROKOMPUTER | DIAZ SUKMA LAKSANA PUTRA | 3KB03 | 233114031






SPESIFIKASI PERANGKAT KERAS PADA MIKROPROSESSOR 8066 DAN 8088
Pin Out
Mikroprosesor 8086 dan 8088-keduanya terkemas dalam dual in-line package (DIP) 40-pin. Mikroprosesor 8086 merupakan mikroprosesor 16-bit dengan bus data 16-bit, sementara mikroprosesor 8088 merupakan mikroprosesor 16-bit dengan bus data 8-bit.
 Terdapat perbedaan kecil antara keduanya, yaitu pada sinyal kontrol. 8086 memiliki pin M/IO, dan 8088 memiliki pin IO/M. Perbedaan lainnya adalah pada pin 34 chip 8088 terdapat pin SSO sementara pada chip 8086 terdapat pin BHE/S7. Baik 8086 maupun 8088, keduanya membutuhkan catu daya sebesar +5,0 volt dengan toleransi sebesar 10 persen. 8086 menggunakan arus catu maksimum 360 mA, sementara pada 8088 menggunakan arus catu maksimum 340 mA.
Mikroprosesor pada 8086 dan 8088 akan kompatibel TTL jika kekebalan terhadap noisenya disesuaikan menjadi 350 mV dari nilai 400 mV yang biasa.

Fungsi Pin
1. AD0-AD7
Pin ini (Pin 9-16) digunakan untuk transmisi memori dan alamat I/O pada tiap siklus bus. Pin-pin ini dimultipleks, dimana di awal siklus bus, pin-pin ini berfungsi sebagai bita alamat A0-A7, dan pada siklus berikutnya digunakan oleh prosesor sebagai bus data D0-D7, dan informasi alamat A0-A7 dilatch.

2. AD8-AD15
Pin ini (pin 2-8, 39) digunakan untuk memori output dan bit alamat A8-A15. Pin ini tidak dimultipleks dan tetap stabil di siklus bus. Dalam desain PC, pin ini dilatch dan direpower menjadi bit alamat A8-A15 dalam siklus bus.

3. A16/S3-A19/S6
Pada permulaan tiap siklus memori, pin ini (pin 35-38) memberikan bit alamat A16-A19, Pada siklus sisanya, menyediakan bit status internal 8088. Jika S6 diset low, S5 memberikan status flag interrupt enable. S3 dan S4 dikodekan untuk.
Desain PC tidak menggunakan informasi status ini. Jika pin ini dilatch dan direpower , maka akan menjadi bit alamat A16-A19

4. CLK
Pin atau Pin 19  merupakan jalur masukan yang menyediakan informasi pewaktuan untuk mikroprosesor 8088. Dalam desainnya, masukan pin ini diambilkan IC clok 8284A dengan frekuensi 4.77 MHz dengan siklus kerja ½.

5. RQ/GT0
Pin ini merupakan jalur bidirectional yang digunakan oleh lokal bus untuk penggunaan bus lokal. Soket ini kompatibel dengan prosesor numerik 8087 produksi Intel. Sinyal ini akan mengijinkan prosesor untuk masuk ke dalam sistem untuk membentuk fungsinya.

6. RQ/GT1
Pin ini (pin 30) sama fungsinya dengan RQ//GT0, tetapi dengan prioritas rendah. Dalam desain PC jalur ini tidak digunakan.

7. LOCK
Pin ini (pin 29) diaktifkan oleh instruksi lock dan tetap aktif sampai akhir dari instruksi berikutnya. Jika desain PC bukan merupakan desain dengan bus multi- master, maka pin ini tidak digunakan.

8. NMI
Pin ini (pin 17) digunakan untuk memberikan nonmaskable interrupt (Interrupt yang tidak bisa dihalangi) mikroprosesor 8088. Dalam desain PC, NMI ini dihalangi keluar dari prosesor dengan suatu bit programamble port. Dalam aplikasi desain PC permintaan NMI digunakan untuk menandai paritas error dalam memori sistem, menerima permintaan interrupt dari soket prosesor dan menerima permintaan interrupt dari piranti pada sistem bus.

9. INTR
Sinyal masukan (pin 18) adalah masukan interrupt yang dapat dihalangi (maskable interrupt) prosesor 8088. Dalam desain PC, pin ini dihubungkan dengan IC kontroler interrupt 8259A yang memperluas masukan interrupt menjadi 8 masukan interrupt.

10. READY
Pin 22 ini digunakan untuk memasukkan kondisi “wait” dalam siklus bus prosesor 8088, sehingga siklus memperpanjang siklus.sinyal ini digunakan untuk memperlambat prosesor 8088 saat mengakses portI/O atau memori yang jauh lebih lambat dari siklus bus 8088. Dalam desain PC, jalur ini diambilkan dari IC clock 8284A yang menyinkronkan dengan clock sistem.PC menggunakan fungsi Ready untuk memasukkan 1 kondisi wait dalam semua akses port, memasukkan 1 kondisi wait dalam siklus DMA, dan memberikan kondisi wait sistem bus.

11. RESET
Sinyal pin 21 ini digunakan untuk menahan. Dalam desain PC sinyal ini diambilkan dari IC clock 8284A yang menerima masukan dari sistem catu daya.

12. QS0 dan QS1
Jalur 2 keluaran ini (pin 24 dan 25) memberikan status queue instruksi internal 8088.

13. TEST
Pin masukan (pin 23) dites oleh instruksi “wait for test”. Jika tes low, eksekusi dilanjutkan, jika tes high, 8088 menunggu dalam kondisi idle sampai kondisi pin menjadi low. Dalam desain PC masukan tes dihubungkan dengan pin busy 8087.

14. S0, S1, dan S2
Pin keluaran (pin 26-28) memberikan informasi status untuk siklus bus. Status ini valid pada tiap awal siklus bus. Dalam desain PC, pin ini dihubungkan dengan bus kontroler 8288 yang dikodekan. Keluaran dekode 8088 menjadi pengontrol jalur dalam sistem bus. Berikut sinyal yang dihasilkan dari status jalur oleh 8288 dan diberikan pada sistem bus : IOR, IOW, MEMR, MEMW, dan ALE.

Operasi Mode Minimum

Operasi mode minimum merupakan cara yang paling mudah untuk mengoperasikan mikroprosesor 8086/8088. Biayanya lebih murah karena semua sinyal kontrol untuk memory dan I/O dibangkitkan oleh mikroprosesor. Sinyal-sinyal kontrol ini sama dengan Intel 8085A, periferal 8-bit untuk digunakan dengan 8086/8088 tanpa pertimbangan khusus.

Operasi Mode Maksimum

Operasi mode maksimum berbeda dengan operasi mode minimum dalam hal beberapa sinyal kontrol harus dibangkitkan secara eksternal. Hal ini membutuhkan bus controller 8288. Tidak ada cukup pin pada 8086/8088 untuk kendali bus selama mode maksimum karena pin-pin baru dan fitur-fitur baru telah menggantikan beberapa diantaranya. Mode maksimum biasanya hanya digunakan ketika sistem berisi co-processor eksternal seperti co-processor 8087 (untuk aritmatik).

CATU DAYA/POWER SUPPLY DC

Karakteristik Input
Karakteristik input mikroprosesor-mikroprosesor ini kompatibel dengan semua komponen logika standar yang tersedia saat ini. Berikut ini merupakan table level tegangan input dan persyaratan arus input untuk semua pin input pada kedua mikroprosesor. Level arus input sangat kecil karena input merupakan koneksi gerbang MOSFET dan hanya mempresentasikan arus bocor.

Karakteristik Output
Level tegangan logika 1 pada 8086/8088 kompatibel dengan sebagian besar keluarga logika standar tetapi logika 0 tidak. Rangkaian standar logika memiliki tegangan maksimum logika 0 sebesar 0.4V dan 8086/8088 memiliki maksimum 0.45V. dengan demikian ada perbedaan 0.05V.

CLOCK GENERATOR

Clock Generator 8284A
8284A merupakan komponen tambahan microprocessor 8086/8088. Tanpa generator clock banyak rangkaian tambahan yang dibutuhkan untuk membangkitkan clock (CLK) pada sistem yang berbasis 8086/8088. 8284A menyediakan fungsi-fungsi atau sinyal-sinyal dasar sebagai pembangkit clock, menyelaraskan RESET, menyelaraskan READY, dan sinyal clock peripheral level TTL.
Frekuensi operasi standard 5 Mhz untuk 8086/8088 didapat dengan memasang kristal 15 Mhz ke generator clock 8284A. Keluaran PCLK terdiri dari sinyal yang compatible TTL pada setengah frekuensi CLK.
Bagian reset 8284A sangat sederhana hanya terdiri dari satu buffer Schmitt Trigger dan satu rangkaian flip-flop tipe-D. Jika microprocessor 8086/8088 mengalami reset, mikroprosesor ini mulai mengeksekusi perangkat lunak pada lokasi memory FFFF0H (FFFF:0000) dengan pin interrupt request disable.


Operasi 8284A
Operasi 8284A merupakan komponen yang mudah untuk dipahami,Operasi dari bagian Clock yaitu;
Inspeksi yang dekat dari gerbang AND menyatakan bahwa ketika FIC adalah logika 0, "oscillator output" disetir hingga dibagi 3. Jika F/C adalah logika 1, maka EFI akan di setir jawab counter. Output dari jawaban di bagi 3 akan membuat timing untuk sinkronisasi yang telah siap, signal untuk jawaban di bagi 2, dan signal CLK pada mikroprosessor 8086/8088. Bahwa output dari jawaban pertama memberi jawaban kedua, dua jawaban yang di kirim tersebut, menyediakan output di bagi 6 pada PCLK(Periperal Clock Output)
 
BUS BUFFERING and LATCHING
Demultiplexing Bus
Demultiplexing berarti pemisahan alamat / data bus AD0-AD7 ke alamat bus AD7-AD0 dan data bus D7-D0. Mikroprosesor 8085 adalah memiliki AD0-AD7. Bus yang digunakan untuk mengirim alamat 8 bit rendah serta data. Selama siklus jam terakhir, alamat ditransfer pada garis-garis ini dan data selama 2 jam siklus dan siklus clock 3. Oleh karena itu selama siklus jam 1 alamat rendah harus ditransfer pada AD0-AD7. Untuk tujuan ini, di clockcycle ALE 1 tinggi dan latch diaktifkan. Jadi alamat yang tersedia di A0 --- A7. Selama 2 dan 3 siklus jam ALE pergi rendah dan latch dinonaktifkan. Jadi ADO-AD7 akan bertindak sebagai D0-D7 di 2 dan 3 siklus clock.

Sistem Buffering
Jika lebih dari 10 satuan beban terhubung ke pin bus manapun, seluruh sistem 8086 atau 8088 harus dilakukan buffer. Pin yang telah dilakukan multiplexing, telah dilakukan buffer oleh latch 74LS373, yang dirancang untuk mengendalikan bus kapasitas tinggi yang ditemukan pada sistem microprocessor.
Arus output buffer telah dinaikkan sehingga lebih banyak satuan beban TTL yang dapat dikendalikan. Keluaran logika 0 menyediakan sampai 32 mA arus sink, dan output logika 1 menyediakan arus sumber hingga 5,2 mA.

Full Buffering
Full Buffering penyangga penuh untuk memuat semua catatan dari meja ke dalam buffer ketika satu record dari tabel dibaca. Dengan penyangga penuh, baik seluruh tabel dalam buffer, atau meja tidak dalam buffer sama sekali. Disebut juga dengan mode minimum dan juga paling mudah di operasikan pada mikroprosessor 8086/8088. Biaya yang di keluarkan sangatlah terjangkau karena semua sinyal kendali untuk memory dan I/O di bangkitkan oleh mikroprosessor. Sinyal kendali ini sama seperti Intel 8085A, dan peripheralnya 8-bit untuk digunakan dengan 8086/8088.

Half Buffering
Half Buffering yaitu penyangga untuk memuat separuh catatan dari meja ke dalam buffer ketika satu record dari tabel dibaca. Dengan penyangga penuh, baik seluruh tabel dalam buffer, atau meja tidak dalam buffer sama sekali. disebut juga dengan mode maximum berbeda dengan mode minimum dalam sinyal kendali yang harus dibangkitkan secara external. Hal ini membutuhkan bus controller 8288.

Bidirectional Buffer
Sebuah bus sinyal yang dapat membawa sinyal dalam dua arah. Bus tersebut dapat membawa sinyal khusus yang memberitahu peralatan terkait untuk terhubung ke jalur yang di lewati data.

Unidirectional Buffer
Unidirectional Buffer, yaitu mode ini mampu mengrim/menerima data dalam satu arah (undirectional handshake data transfer) dan data ini dapat di temukan pada address bus atau alamat bus, yaitu dari mikroprosessor menuju komponen di luar mikroprosessor dengan menggunakan metode satu arah.

 Latching
Seringkali dalam sistem-sistem mikroprosesor, informasi dapat muncul dalam bus mikroprosesor yang harus disimpan untuk digunakan oleh sistem kemudian. Informasi dikirimkan ke suatu pintu keluaran misalnya, mungkin perlu disimpan untuk beberapa saat setelah dialihkan ke bus mikroprosesor. Dalam keadaan seperti itu suatu penahan (latch) dapat digunakan.
Latch merupakan piranti yang mampu menyimpan keadaan logika. Pada prinsipnya latch dibentuk dari sekumpulan flip-flop. Latch atau gerendel memiliki sekumpulan penyemat masukan, penyemat keluaran dan serta penyemat kendali. Latch banyak digunakan pada bus searah yang menyalurkan sinyal sesuai dengan kondisi sinyal kendali. Berbagai tipe Latch yang ada antara lain : 74 373, 74 374, 74 377, 74 364 dan masih banyak lagi.

Sistem D-Latch
D-Latch bisa disebut juga D Flip-Flop atau data flip-flop merupakan pengembangan dari RS flip-flop, pada D flip-flop kondisi outputnya tidak menentu atau tidak lagi terjadi. Data flip-flop merupakan dasar rangkaian utama sebuah penyimpanan data memory digital. Inputan pada RS flip-flop ada dua yaiutu Reset dan Set, dan kedua inputan itu di modif menjadi 1 inputan saja yaitu D atau data.


DAFTAR PUSTAKA

http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/pengantar_bahasa_rakitan/bab13-mikroprosesor_8086-8088.pdf
isramrasal.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/.../Tayangan5+Sistem+Mikroprosesor.ppt
isramrasal.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/.../Tayangan4+Arsitektur+Mikroprosesor.ppt
http://smart-koemputer.blogspot.co.id/2011/04/fungsi-pin-pada-microprosessor-80808086.html
http://slidegur.com/doc/1137775/komponen-pendukung-mikroprosesor.
http://mikroprosesorblog.blogspot.co.id/
http://amardikas.blogspot.co.id/2016/10/spesifikasi-perangkat-keras.html
http://electronics.stackexchange.com/questions/122672/what-are-buffer-and-latches-in-microprocessor
http://abrakadabra17.blogspot.co.id/2014/07/spesifikasi-perangkat-keras.html


 

Jumat, 21 Oktober 2016

MANAJEMEN PROYEK & RESIKO | DIAZ SUKMA LAKSANA PUTRA , 23114031, 3KB03 |



Rusia Sangat Tertarik di Proyek Nuklir Indonesia



REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rusia dinilai bisa jadi rekan Indonesia dalam pengembangkan proyek nuklir. Ketua Kajian Nuklir Persatuan Pelajar Indonesia (PPI), Dwi Rahayu mengatakan Rusia sangat tertarik untuk terlibat di berbagai proyek nuklir di Indonesia.

"Saya melihat bahwa Rusia sangat tertarik untuk terlibat di berbagai proyek nuklir di Indonesia," kata Dwi pada Republika.co.id. Tak hanya di Indonesia, Rusia juga telah menunjukan komitmennya dalam pengembangan nuklir di dunia.

Menurut Dwi, dunia telah mengakui perusahaan nuklir Rusia, Rosatom memiliki prestasi luar biasa dibidang teknologi nuklir. Sehingga Rusia dapat diandalkan untuk bekerja sama memenuhi permintaan proyek nuklir di berbagai bidang.

Ia menjelaskan, ketertarikan Rusia tidak ditujukan hanya untuk proyek di Indonesia, tapi juga di berbagai negara. "Kerja sama nuklir di berbagai bidang ini maksudnya pemanfataan nuklir untuk energi maupun non-energi, seperti di bidang kesehatan dan lain-lain," katanya.


 Gambar rencana pembangkit listrik tenaga nuklir ditampilkan pada workshop media tentang teknologi nuklir di Pusat Iptek dan Kebudayaan Rusia, Jakarta, Selasa (11/10).

Dwi yang saat ini belajar di salah satu kampus nuklir di Rusia, National Research Nuclear University MEPhI melihat secara langsung bahwa riset nuklir Rusia berkembang sangat baik. Menurut Dwi, Rusia sudah memiliki rencana untuk bekerja sama dengan Indonesia.

"Terutama untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), namun sekali lagi, selagi Indonesia tidak mendeklarasikan komitmen "go nuclear" dan tetap menempatkan nuklir sebagai pilihan terakhir, maka sulit mewujudkan PLTN di Indonesia," kata Dwi.

Indonesia memang masih belum memprioritaskan pemanfaatan tenaga nuklir. Padahal menurut Dwi, dalam salah satu tulisannya menyebut tidak ada alasan untuk ragu. Mitos atau rumor yang beredar soal nuklir pun tidak sesuai dengan fakta ilmiah yang ada.

Maka, Dwi mengatakan PPI sangat mendukung pemerintah untuk segera mempertimbangkan nuklir sebagai salah satu sumber energi. PPI Dunia pun telah mengeluarkan deklarasi "Merdeka Energi Nuklir untuk Indonesiaku" pada 17 Agustus 2016 lalu.

Di dalamnya, PPI menyatakan bahwa Indonesia siap memanfaatkan teknologi nuklir untuk energi. Secara kemampuan baik teknologi, sumberdaya manusia maupun sosial masyarakat.  "Kami mendukung Indonesia untuk segera membuat kebijakan pemanfaatan energi nuklir sebagai salah satu sumber listrik dalam bentuk Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)," katanya.

Deklarasi tersebut menyebut bangsa yang maju adalah bangsa yang menguasai berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi, salah satunya nuklir. Pemanfaatan teknologi nuklir untuk perdamaian dan kesejahteraan umat manusia mutlak dibutuhkan di seluruh sektor.

Sumber :





KOMENTAR/TANGGAPAN;



Dari masa ke masa kebutuhan energi listrik di Indonesia terus semakin meningkat, akan tetapi  sementara masih banyaknya daerah-daerah yang masih kekurangan tenaga listrik dan bahkan masih ada beberapa daerah pelosok yang belum terjangkau masuknya tenaga listrik di Indonesia. Peningkatan energy listrik memang harus di kembangkan, akan tetapi juga memerlukan energy lain untuk mendukungnya seperti gas alam dan minyak, dimana minyak dan gas alam ini tidak dapat bertahan lama untuk pemasokan di masa depan jika dipakai secara terus-meneru.

Dimana minyak dan gas alam ini akan berkurang secara perlahan tapi pasti, yaitu artinya tidak  mempunyai prospek ekspansi pada jangka panjang kedepannya, pada era ini dimana akan sangatlah dibutuhkan peningkatan energy listrik yang lebih besar, akan tetapi tidak bisa  terus-menerus bergantung pada minyak dan gas alam , karena perlahan tapi pasti akan habis, pada artikel ini menjelaskan bahwa jalan keluarnya hanyalah menggunakan tenaga nuklir untuk pembangkitan daya dan  meningkatkan daya pada PLTN saat ini, akan tetapi timbulah sebuah masalah resiko jika  Proyek pembangkit daya menggunakan Nuklir ini di Indonesia, dan bermunculanlah dampak negative maupun positifnya jika Indonesia memakai tenaga nuklis pada PLTN.

Dengan timbulnya dampak negative dan positif disini seharusnya PLTN meminimalisir dan memfikirkan matang-matang dalam dalam Proyek Nuklir di Indonesia ini, walaupun energy nuklir ini telah memainkan peran yang signifikan dalam bidang suplai listrik dunia dan sumber listrik di sejumlah Negara dengan prospek yang lebih baik, akan tetapi tetap akan menimbulkan resiko proyek yang tinggi, dimana pada nuklir ini sangat membahayakan dan mengancam keselamatan manusia dan makhluk hidup lainnya, dimana pada radiasi nuklir ini jika terdapat kebocoran akan berakibatkan sangat fatal, dan pada  teknologi Nuklir bisa disalah gunakan untuk senjata pemusnah massal.

 Ada beberapa bahaya dari PLTN yang perlu dipertimbangkan, yang  Pertama, kesalahan manusia  yang bisa menyebabkan kebocoran, yang jangkauan radiasinya sangat luas dan berakibat fatal bagi lingkungan dan makhluk hidup. Kedua, yang dihasilkan oleh PLTN ini adalah Nuklir, dimana jika ia memiliki kebocoran maka akan ada daya ledakan yang sangat dahsyat. Sebab ambil saja contoh pada nuklir ini,yaitu contohnya salah satu bahan baku pembuatan Bom paling dahyat yaitu di Kota Hiroshima, dimana Kota Hiroshima hancur lebur hanya oleh 5 kg Nuklir ini. Ketiga, limbah yang dihasilkan nuklir ini bisa berpengaruh pada genetika. Di samping itu, tenaga nuklir memancarkan radiasi radio aktif yang sangat berbahaya bagi manusia.

Dengan demikian banyak opini tersendiri bagi masyarakat ketika mengetahui hal negative ini, kepedulian masyarat yang signifikan terhadap PLTN, dimana kepedulian ini terpusat pada resiko kecelakaan, pembuangan limbah nuklir, dan radiasi radio aktif jika terjadi kebocoran pada nuklir tersebut, dan keperihatinan masyarat ini berpusat terhadap proteksi lingkungan. Meskipun, industri nuklir percaya bahwa baik keselamatan maupun limbah-limbah dapat ditangani sehingga risiko-risikonya terhadap masyarakat dapat dipertahankan pada level paling tidak serendah yang dari industri-industri lain, akan tetapi tetap saja bahaya pada resiko ini sangatlah mengkhawatirkan.

Meskipun keselamatan PLTN menjanjikan begitu baik dengan struktur dan sistem  yang ketat  hampir tidak mungkin adanya resiko, namun banyak yang tidak menginginkan dijalankannya sesuatu yang berisiko seperti ini. Ketakutan ini memperkuat perlawanan terhadap manfaat PLTN yang baru dan lebih baik ini. Akhirnya, keseimbangan antara risiko dan manfaat bukanlah hal biasa semata. Bagaimanapun, di tengah  kekhawatiran masyarakat ini, nuklir dalam berbagai aplikasinya tetap menjadi harapan bagi kemakmuran masa depan di Indonesia ini.

Sabtu, 15 Oktober 2016

TUGAS MIKROKOMPUTER | DIAZ SUKMA LAKSANA PUTRA | 3KB03 | 233114031





1.PERAN MIKROKOMPUTER
 Peran Mikrokomputer ini terdefinisikan berawal dari sebuah pengertian pada mikro komputer itu tersebut, mikrokomputer ini adalah  komputer  yang dimana menggunakan mikroprosesor sebagai CPU utamanya, pengertian dari mikrokomputer tersebut adalah sebuah interkoneksi antara mikroprosesor atau yang biasa disebut dengan CPU , dimana mikroproseor ini dengan memory utamanya yaitu ROM dan RAM dan interface Input dan Output  yang dilakukan dengan menggunakan sistem interkoneksi Bus.

Dimana Mikrokomputer ini sangatlah berperan pada jurusan Sistem Komputer , yaitu berperan sebagai hubungan antara software dan hardware yang dimana nantinya akan melakukan sesuatu tugas tertentu, yang  akan di program dari sebuah software tersebut dan nantinya akan di implementasikan melaui hardware yang akan diinginkan, dimana akan ada input, proses, menyimpan sebuah perintah-perintah dan menyediakan output dalam bentuk informasi.

Pada peran Mikrokomputer  pada jurusan Sistem Komputer nantinya mahasiswa akan mengetahui atau mengenal komponen-komponen pada terminologi dalam mikrokomputer, konsep mikrokomputer, prinsip kerja mikrokomputer, arsitektur mikrokomputer dan lain-lainnya.




2. KONSEP DASAR MIKROKOMPUTER

Pada Mikrokoputer ini merupakan interkoneksi anatara mikroprosesor atau yang biasa kita sebut dengan sebutan CPU, dimana CPU ini dengan Memori utama dan input – output device nantinya akan dilakukan dengan menggunakan sistem interkoneksi Bus, Mikrokomputer ini bias dikatakan sebagai CPU atau Mikroprosesor, yang dimana dengan ditambahkannya sebuah unit memori dan sistem input-output device didalamnya, dimana cirri utama sistem mikrokomputer ini adalah berhubungan dengan segala bentuk Bus.

Jadi, Mikrokomputer dapat dikatakan  sebagai  mikroprosesor atau yang biasa kita sebut dengan CPU dengan ditambahkannya unit memori serta sistem I/O.Ciri utama sistem mikrokomputer yaitu  hubungan dengan yang berbentuk “bus”.  Istilah bus yaitu dari bahasa latin omnibus yang berarti kepada atau untuk semua. Bus menunjukkan hubungan antara komponen-komponen secara elektris. Bus meneruskan data, alamat-alamat (address) atau sinyal pengontrol.
Pada Bagian-bagian computer ini terdiri dari Central Processing Unit ( Control Unit, Arithmetic Logic Unit(ALU) , Register), Memory Utama (ROM dan RAM)
Adapun suatu Piranti Input/Output (I/O) dibutuhkan untuk menghubungkan piranti di luar sistem. I/O menerima/memberi data dari atau ke mikroprosesor. Untuk menghubungkan antara I/O interface dengan mikroprosesor membutuhkan piranti address. Dua macam I/O interface yangdipakai yaitu: serial dan paralel. Piranti serial (UART/universal asynchronous receiver-transmitter) merupakan pengirim dan penerima tunggal .

 UART mengubah masukan serial menjadi keluaran paralel dan mengubah masukan paralel menjadi keluaran serial. PIO (paralel input output) merupakan pengirim-penerima serempak. PIO dapat diprogram dan menyediakan perantara masukan dan keluaran dasar untuk data paralel 8 bit. Pada Mikroprosesor berfungsi sebagai unit pengolah utama (CPU). Unit ini terdiri dari sebuah kalkulator dan unit pengontrol (CU). Unit kalkulator dari mikroprosesor terdiri dari register atau daftar (sebuah memori sementara yang cepat dan kecil), ALU, register status (menunjukkan keadaan sesaat dari perhitungan) dan sebuah pengkode.

Adapun MemoryUnit atau UnitPenyimpanan adalah unit-unit mengandung program yang bersangkutan dan data yang sedang diolah. Memory utama terdiri dari dua macam ROM dan RAM. Dimana  ROM atau ReadOnlyMemory  merupakan memori yang hanya dapat dibaca. Data tidak akan terhapus meskipun aliran listrik terputus atau biasa kita sebut dengan non-volatile.

RAM(RandomAccessMemory) : RAM adalah unit memori yang dapat dibaca dan/atau ditulisi. Data dalam RAM bersifat volaile. RAM hanya digunakan untuk menyimpan data sementara, yaitu data yang tidak begitu penting. Ada dua macam RAM yaitu RAM statik dan RAM dinamik. RAM statik adalah flipflop yang terdiri dari komponen seperti resistor, transistor, dioda dan sebagainya. RAM dinamik menyimpan bit informasi sebagai muatan. Sel memori elementer dibuat dari kapasistansi gerbang-substrat transistor MOS.
Pada Mikrokomputer mempunyai sebuah Arsitektur, dimana pada Arsitektur Komputer ini berhubungan dengan adannya perncangan pada blok-blok dasar, dimana Blok-blok dasar tersebut adalah Memory, Processor, dan I/O device, dimana dari blok-blok ini nantinya berinteraksi antara satu blol dengan blok yang lainnya. Pada Arsitektur Komputer ini memilih dan bahkan membangun sebuah interkoneksi dengan bermacam-macam pertimbangan.
Jadi dari Artsitektur Komputer  ini akan membangun dan memilih dengan baermacam pertimbangan, antara lain pertimbangan sebagai berikut, yaitu pertimbangan central processing unit atau yang biasa kita sebut dengan sebutan CPU, yang kedua yaitu pertimbangan memory, dan yang terakhir adalah pertimbangan kehandalan, dari ketiga itulah sebuah Arsitektur komputer ini nantinya akan  memilih dan membangun sebuah interkoneksinya.
Pada Komputer beraksitektur Von Neuman terdiri dari 3 komponen, dimana ketiga komponen itu adalah Central Processing Unit atau yang biasa kita sebut dengan sebutan CPU, yang kedua adalah Memory, dan yang terakhir adalah Input-output device atau yang biasa kita sebut dengan sebutan piranti masukan dan keluaran, dimana dari fitur lainnya dari mikrokomputer tersebut adalah kemampuan pada pengambilan sesuatu keputusan.

Pada saat pengolahan computer akan dapat membuat sesuatu keputusan dan nantinya akan merubah suatu urutan pada operasinya, atau dengan jelasnya dimana suatu komputer  dapat membuat suatu pemikiran berdasarkan keadaan sebuah kondisi, jadi komputer ini akan bergantung pada sebuah kondisi dari luar, yang nantinya komputer ini akan membuat pemikirannya berdasarkan kondisi yang diterimanya dan akan merubah urutan  atau pola pemikiran pada sebelumnya.

Pada arti Mikro disini  terkadang akan berubah fungsi kontrol dalan menanggapi sebuah input satu ataupun lebih pada saat memonitoring, langsung saja pada contohya yaitu jika pada mikro disini akan mengetahui bahwa ada cairan air  pada dalam tangki yang berlebih pada batasnya, maka secara otomatis akan mematikan pompa cairan air yang mengisi tangki tersebut dan sebaliknya jika terdeteksi cairan air ini menurang, maka mikro akan terisi atau otomatis menghidupkan pompa cairan air secara otomatis.

Pada kemampuan Mikrokomputer ini akan memantau atau mengendalikan sebuah operasi yang nantinya bertujuan agar dapat digunakan untuk menjalankan proses secara otomatis sederhana dan bahkan lebih di sebuah alat kecil ataupun besar , seperti contohnya yang sekarang sudah digunakan untuk mengoprasikan di alat-alat  pabrik saat ini.




3. SEJARAH PERKEMBANGAN KOMPUTER
·         Komputer Generasi pertama
Komputer generasi pertama adalah ENIAC, yang merupakan komputer elektronik pertama didunia yang mempunyai bobot seberat 30 ton, panjang 30 M dan tinggi 2.4 M dan membutuhkan daya listrik 174 kilowatts. Komputer generasi pertama ini menggunakan Tabung hampa udara (vacum-tube) yang terbuat dari kaca untuk penguat sinyal. Namun hal tersebut masih banyak mempunyai kendala seperti: mudah pecah, dan cepat menyalurkan panas.

Sejarah perkembangan konputer generasi pertama memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

   - Pada generai ini komputer masih banyak mengeluarkan panas.
    -Menggunakan komponen elektronikanya yang terbuat dari Tabung Hampa Udara (Vacuum Tube).
    -Program dibuat dalam bahasa mesin (Machine Language), yang programnya tersimpan dalam memori komputer.
    -Utuk mengoprasikannya pun membutuhkan kekuatan listrik yang cukup besar.
   - Kapasitas yang disediakan untuk penyimpannan data sangat kecil dan terbatas.
   - Programnya masih menggunakan bahasa mesin dengan menggunakan kode 0 dan 1 dalam urutan tertentu.
    -Prosesnya relatif lambat.
    -Mempunyai Ukuran atau bentuk yang sangat besar sehingga diperlukan sebuah ruangan yang yang cukup lebar hanya untuk meletakan komputer ini.
    -Orientasi utama pada aplikasi bisnis.
    -Menggunakan sistem luar magnetic tape dan magnetic disk.

·         Komputer Generasi kedua

Pada tahun 1948, penemuan transistor mempengaruhi pada perkembangan komputer. Dengan penemuan transistor ini menggantikan peran tube vakum pada televisi, radio dan komputer. Sehingga ukuran alat elektronik berkurang drastis.Penggunaan transistor didalam komputer mulai tahun 1956. Penemuan lain yang berupa memori inti magnetik, membantu pengembangan komputer generasi kedua ini memiliki ukuran lebih kecil, lebih cepat, lebih hemat energi dan lebih dapat diandalkan dibandingkan penedahulunya generasi komputer pertama.

       Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. Pada komputer generasi kedua tidak lagi menggunakan bahasa mesin tetapi diganti dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang terdiri dari singkatan-singkatan untuk menggantikan kode biner (angka 0 dan 1).

        Pada awal tahun 1960-an, komputer generasi kedua mulai bermunculan dan banyak digunakan bidang bisnis, universitas dan pemerintahan. Pada komputer generasi kedua sepenuhnya menggunakan transistor. Adapun komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini seperti printer, penyimpanan data dalam disket, memory, sistem operasi dan program aplikasi.Perkembangan Komputer Generasi kedua ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

   - Program dapat dibuat dengan bahasa tingkat tinggi (high level language), seperti FORTRAN, COBOL, ALGOL.
    -Kapasitas memori utama sudah lumayan besar
   - Sirkutinya adalah transistor.
    -Ukuran fisik komputer lebih kecil dari komputer generasi pertama
    -Tidak membutuhkan terlalu banyak listrik
    -berorientasi pada bisnis dan teknik
    -Proses operasi sudah cepat

·         Komputer Generasi ketiga
Komputer generasi ketiga merupakan sebuah perkembangan yang sangat pesat dari perkembangan komputer yang ada. Komputer generasi ketiga muncul sejak era 1965-1971-an. Transistor yang dianggap tidak effisien lagi membuat para ilmuan mencari alternatif lain dan kemudian di temukan pada batu kuarsa ( Quartz rock ). Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) di tahun 1958. Hal ini merupakan sebuah inovasi yang dapat mendongkrak munculnya komputer generasi ketiga.

·         Komputer Generasi keempat
Setelah IC ditemukan, perkembangan komputer semakin pesat dan jelas. Pada tahun 1971 chip INTEL 4004 membawa kemajuan besar dalam dunia IC, intel berhasil memasukan semua komponen dalam sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) kedalam sebuah chip tunggal yang sangat kecil, jika sebelumnya IC digunakan untuk mengerjakan pekerjaan  tertentu saja maka pada masa ini mikroprosesor dapat diproduksi dan di program untuk menjalankan seluruh kebutuhan yang diinginkan.
Perkembangan Komputer generasi keempat memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
    -Dikembangkan komputer mikro yang menggunakan micro processor dan semiconductor yang berbentuk chip untuk memori komputer.
    -Pada generasi ini komputer sudah memaki Large Scale Integration (LSI)


·         Komputer Generasi Kelima
Sejarah perkembangan komputer generasi kelima adalah komputer yang kita gunakan sekarang ini dimana pada generasi ini ditandai dengan munculnya: LSI (Large Scale Integration) yang merupakan pemadatan ribuan microprocessor ke dalam sebuah microprocesor. Selain itu, juga ditandai dengan munculnya microprocessor dan semi conductor. Perusahaan-perusahaan yang membuat micro-processor di antaranya adalah: Intel Corporation, Motorola, Zilog dan lainnya lagi. Di pasaran bisa kita lihat adanya microprocessor dari Intel dengan model 4004, 8088, 80286, 80386, 80486, dan Pentium. Pentium-4 merupakan produksi terbaru dari Intel Corporation yang diharapkan dapat menutupi segala kelemahan yang ada pada produk sebelumnya, di samping itu, kemampuan dan kecepatan yang dimiliki Pentium-4 juga bertambah menjadi 2 Ghz. Gambar-gambar yang ditampilkan menjadi lebih halus dan lebih tajam, di samping  itu kecepatan memproses, mengirim ataupun menerima gambar juga menjadi semakin cepat.



4.SEJARAH PERKEMBANGAN MIKROKOMPUTER

Ada beberapa inovasi di bidang elektronika mikro yang membuat komputer mikro dapat dibuat: sirkuit terpadu  atau yang biasa disebut dengan IC.
 Mulai dikembangkan pada tahun 1959 serta microprosesor yang pertama kali keluar pada tahun 1971. IC memungkinkan minaturisasi dari sirkuit-sirkuit memori komputer, sementara microprosesor mengurangi ukuran CPU komputer hingga ukuran yang signifikan.

Komputer mikro pertama kali (berukuran desktop) muncul pada tahun 1974, yang ditawarkan oleh Micro Instrumentation Telemetry System (MITS) yang didirikan oleh Ed Roberts tahun 1969. Komputer mikro tersebut, Altair 8800, dijual sebagai kit yang ditawarkan dengan sedikit di bawah 395 US$. Kit komputer tersebut harus dirakit sendiri oleh pengguna (maksud "perakitan" di sini adalah penyolderan dan penyatuan komponen, bukan seperti assembling PC saat ini yang hanya membutuhkan obeng). Altair 8800 dipersenjatai dengan mikroprosesor 8-bit Intel 8080 dan memori dengan jumlah 256 bytes (bukan kilobyte) saja; tanpa monitor, dan tanpa keyboard! Pemilik komputer tersebut harus membeli keyboard (pada waktu itu bukan keyboard, melainkan teletype) dan monitor secara terpisah. Karena tidak memiliki monitor, pengguna tidak akan menemukan pesan apa-apa dari komputer Altair 8800 ini selain LED (Light Emitting Diode) yang berkelap-kelip seperti lampu diskotek, dan juga buzzer dengan suara beep-beep-beep.

Altair 8800 memiliki sebuah system bus dengan arsitektur terbuka yang disebut dengan bus S-100 karena memiliki 100 pin tiap slotnya. Arsitektur terbuka ini mengizinkan siapa saja untuk mengembangkan papan sirkuit agar sesuai dengan slotnya dan kemudian dapat bertatap muka dengan sistem. Hal ini, membuat beberapa pihak mengembangkan banyak periferal atau tambahan untuk Altair. Beberapa perangkat lunak pun dapat dibuat untuk mendukung Altair, termasuk Micro-Soft BASIC dan sistem operasi CP/M buatan Gary Kildall dari Digital Research Incorporated.

Bill Gates dan Paul Allen yang mendirikan Micro-Soft pun turut serta dalam mengembangkan perangkat lunak untuk komputer mikro Altair 8800. Awalnya mereka hanya berkutat pada pengembangan perangkat lunak pada minicomputer DEC PDP-11, sebelum akhirnya mereka melihat iklan di sebuah majalah Popular Electronics edisi Januari 1975 dengan tajuk "World's First Microcomputer Kit to Rival Commercial Models". Mereka sebenarnya dapat membangun sebuah perangkat lunak untuk komputer tersebut, akan tetapi memiliki satu buah kendala: mereka belum pernah menggunakan atau memiliki komputer tersebut. Beruntung, mereka mendapatkan data tentang spesifikasi teknis mikroprosesor yang memperkuat Altair, Intel 8080. Mereka pun akhirnya dapat membangun sebuah bahasa pemrograman BASIC (Beginners All-purpose Symbolic Instruction Code), yang mereka namakan sebagai Microsoft BASIC. Selanjutnya, mereka datang ke MITS untuk menjual BASIC kepada MITS, dan MITS pun setuju untuk membayar Micro-Soft dengan uang sebesar US$180,000. Media penyimpanan yang digunakan oleh Micro-Soft untuk mendistribusikan Micro-Soft BASIC adalah media penyimpanan yang berbentuk pita kertas berlubang.

Permintaan terhadap kit komputer mikro pun secara cepat dan tidak disangka-sangka, sangat banyak. Banyak perusahaan-perusahaan pemula akhirnya turut terjun ke dalam pengembangan komputer mikro, hingga ada sebuah firma yang cukup besar, Tandy Corporation (Radio Shack), memperkenalkan model komputer mikro miliknya yang disebut sebagai TRS-80 pada tahun 1977. TRS-80 secara cepat menguasai pasaran, karena menawarkan dua fitur yang menarik (yang sebelumnya tidak dimiliki oleh Altair): keyboard dan monitor Cathode-ray terminal (CRT). Komputer ini juga populer karena dapat diprogram oleh pengguna dan pengguna dapat menyimpan informasi dengannya dengan menggunakan kaset tape. Tandy memilih Zilog Z80 sebagai otak yang digunakan oleh Radio Shack TRS-80 dan melengkapinya dengan RAM dengan kapasitas 4096 bytes (4K).

IBM juga sebenarnya meluncurkan komputer mikro pada tahun 1975, yang disebut sebagai IBM Model 5100, tetapi bukan PC. Model ini memiliki memori 16 Kilobyte, sebuah perangkat character display dengan resolusi 16 baris x 64 karakter, interpreter bahasa BASIC terintegrasi, serta tape drive IBM DC-300 terintegrasi yang digunakan sebagai media penyimpanan. Sayangnya, sistem ini kelewat mahal, karena dihargai 9000 US$, sangat jauh berbeda dengan sistem Altair 8800. Dengan demikian, sistem IBM Model 5100 ini tidak ikut turun dalam kompetisi komputer mikro yang berharga murah. Akibat kelewat mahal harganya, sistem ini pun tidak terlalu laku di pasaran. IBM pun mengembangkan Model 5110 dan Model 5120 sebagai penerus IBM Model 5100, tetapi tidak banyak membantu penjualan komputer ini.

Pada tahun 1976, dua orang pemuda Stephen Wozniak dan Steven Jobs mendirikan sebuah perusahaan manufaktur komputer yang diberi nama Apple Computers. Produk pertama mereka, Apple I dihargai hanya 666,66US$. Jobs dan Wozniak hanya membuat sedikit saja komputer Apple I, tapi sukses terjual hingga mereka mendapatkan lebih dari 20000 US$.

Akibat kesuksesan ini, Apple pun merespons dengan Apple II, yang dirilis tahun 1977. Hal ini dikarenakan Apple II memiliki tampilan berwarna (meski hanya 6 warna saja) yang belum ditemui pada komputer pribadi pada saat itu. Karena komputer mikro ini, Apple pun menjadi perusaahan di Amerika Serikat yang berkembang paling cepat dalam sejarah. Perkembangannya yang cepat menginspirasikan banyak pihak yang turut serta terjun ke dalam manufaktur komputer mikro. Sebelum memasuki dekade 1980-an, pasar komputer personal telah didefinisikan dengan jelas (setelah sebelumnya hanya mainframe dan minicomputer).

Sama seperti TRS-80 yang tidak menggunakan prosesor dari Intel, Steven Jobs dan Steven Wozniak memakaikan mikroprosesor yang juga bukan dibuat oleh Intel Corporation pada komputer Apple II, sehingga ia tidak dapat secara langsung kompatibel dengan program yang didesain untuk komputer dengan basis mikroprosesor Intel. Pada Apple II, Wozniak dan Jobs menggunakan prosesor Mostek 6502 yang dibuat oleh MOS Technology.

Selain pada MITS, Micro-Soft juga melakukan pemrograman ulang Microsoft BASIC untuk Altair 8800 agar dapat dijalankan pada komputer Apple II, dan TRS-80 yang menggunakan mikroprosesor berbeda. Perangkat lunak selanjutnya yang dibuat oleh Micro-Soft adalah bahasa pemrograman Fortran (Formula Translator) yang dirilis pada tahun 1977.

Pada 12 Agustus 1981, IBM mencoba untuk mengoreksi kesalahannya yang terdahulu dengan merilis komputer mikro yang lebih murah dibandingkan komputer terdahulu, yang disebut sebagai IBM PC 5150. Komputer IBM PC 5150 dilengkapi dengan menggunakan mikroprosesor Intel 8088 dengan kecepatan 4.47 MHz dan memori ROM 40,963 bytes (40K) serta memori RAM 16,384 bytes (16K). Karena menggunakan sistem operasi DOS, maka IBM PC dilengkapi dengan dua (Model 176) atau satu buah (Model 166) floppy disk drive 5¼ inci yang dapat menyimpan hanya 160K per disketnya, dan sebuah layar monitor berwarna sebagai pilihan opsional. Untuk alat input, IBM menggunakan sebuah keyboard buatan IBM sendiri dengan jumlah tombol 83-buah. Dan dengan dirilisnya IBM PC, IBM PC pun menjadi standar de facto dalam industri komputer mikro dan selanjutnya menguasai pasar sistem operasi komputer mikro.


  

5. ISTILAH UMUM PADA MIKROKOMPUTER

·         Compiler, merupakan suatu penerjemah pada bahasa pemrograman  pada tingkat tinggi, dimana akan beker ja menterjemahkan  miss pada pc secara langsung ke bahasa mesin yang akan dimengerti oleh mikrokontroler pada akhirnya.

·         Immediate Addresing, merupakan sebuah mode pengalamatan immediate addressing yang umum dipakai dengan alasan karena harga yang akan disimpan akan langsung mengikuti kode operasi dalam memori tersebut, dimana dengan singkatnya akan tidak diperlukan lagi pengambilan harga dari alamat lainnya untuk disimpan.


·         Debuger residen, untuk menjalan sebuah program pada mikrokontroler sendiri,dimana saat bersamaan  akan menampilkan hasil pada induk computer sendiri atau yang biasa kita sebut denga PC.

·         Register R, dimana terdapat delapan buah set register , yaitu R0, R1, R2, R3, R4, R5, R6, dan R7. Dimana nantinya register-register inilah  yang akan digunakan sebagai register pembantu penyimpanan data dalam operasi-operasi.


·         Register B, register ini hanya akan digunakan dalam kedua intruksi keluarga 8031, yakni MULAB dan DIV AB, dikarenakan jika untuk mengalikan ataupun membagi akumulator A  yaitu dengan suatu harga, makan akan disimpanlah harga tersebut dalam sebuah register B, yang dimana nantinya akan dijalankan sesuai intruksi.

·         Intrupsi, merupakan sebuah kejadian yang nantinya akan menghentikan dengan cara sementara jalan program saat itu, dimana dengan intrupsi ini sebuah satu alur program akan dapat dihentikan secara sementara untuk menjalankan suatu subritin dan selanjutnya akan melanjutkan aliran program secara normal kembali.


·         Program Counter atau yang biasa disebut dengan PC, merupakan alamat yang berjumalah 2 byte yang  nantinya akan memberitahu  kepada keluarga mikrokontroler 89C51 yang dimana selanjut aka nada intruksi yang akan dilaksanakan.

·         Stack Pointer atau yang biasa disebut dengan SP, SP disini mampu menyimpan sebesar 8 bit/ 1byte data, dimana SP akan digunakan untuk menunjukan sebuah  harga  pada berikutnya yang akan di ambil dari stack.


·         Teknik fabrikasi, merupakan  teknik yang umum digunakan oleh mikrokontroler untuk memproduksi hampir semua mikrokontroler, contoh pada mikrokontroler CMOS atau yang biasa kita sebut dengan sebutan Complementary  Metal Oxide Semiconductor, dimana ia memerlukan daya yang lebih rendah daripada mikrokontroler yang dibuat dari teknik sebelumnya, dimana pada akhirnya akan memungkinkan pada operasiannya akan menggunkan baterai.

·         Indirect Addresing, menupakan sebuah mode pengalamatan pada indirect addressing yang sangat berguna karena  adanya fleksibilitas yang tinggi dalam mengamati suatu harga.


·         Direct Addresing, merupakan  mode pengalamatan pada direct addressing, dimana pada harga yang dipakai akan diambil langsung dalam alamat memori lain.

·         Data pointer atau yang biasa kita sebut dengan sebutan DPTR , merupakan satu-satunnya register yang bias di akses  2byte atau 16 bit pada keluarga mikrokontroler, yang dimana tujuan ini berfungsi sebagai penunjuk pada lokasi suatu data.


·         Serial communication interface atau yang biasa kita sebut dengan sebutan  SCI , merupakan  enhanced asynchronous serial port.

·         Serial peripheral interface atau yang biasa kita sebut dengan SPI , merupakan port komunikasi serial sinkron.


·         Akumulator, merupakan sebuah register yang umum yang bertujuan untuk mengakumulasi sebuah hasil dari sebuah intruksi-intruksi pada mikrokontroler tersebut.

·         Simulator, merupakan pensimulasian atau bias disebut dengan peniruan pada kerja mikrokontroler pada PC, dimana mempunyai langkah-langkah kerja  yang akan dikerjakan serta apa yang terjadi nantinya ketika program tersebut dijalankan yang dapat diamati dilayar PC.


·         Emulator, merupakan sebuah peralatan yang bekerja dengan berpura-pura menyerupai mikrokontroler dan pada saat yang sama nantinya akan mengambil suatu informasi yang bertujuan akan ditambilkan, dimana emulator ini bias berupa sebuah perangkat yaitu display tersendiri maupun sebuah pengantar muka pada PC.
·         Universal Asynchronus Receiver Transmiter, merupakan adapter sebuah serial port adapter yang bertujuan untuk berkomunikasi  serial asinkron.
·         Reduced Instruction Set Computer, merupakan sebuah intruksi yang dimana bekerja lebih sedikit, yang memungkinkan pada lahan chip dari RIS adalah kesederhanaan pada desain, chip akan lebih kecil, pada jumlah pin pun akan lebih sedikit, dan sangatlah sedikit mengkonsumsi pada daya.

·         Inter-Intergrated Circuit bus atau disingkat dengan sebutan I2C bus, dimana mempunyai fungsi yaitu sebagai multi save dengan cara mendeteksi tabrakan pada data.

·         Vectored Interrupts, dengan menggunakan vectored interrupts pada saat terjadi interups, dimana interrupts handler akan secara otomatis memindahkan programnya pada alamat yang telah ditentukan sesuai dengan interupsi yang terjadi.

·         Complete Intruction Set Computer, merupakan sebuah intruksi yang bekerja  menyerupai sebuah makro, dimana nantinya akan memungkinkan programmer tersebut menggunakan sebuah interuksi yang akan menggantikan beberapa intruksi sederhana lainnya, pada biasanya memiliki lebih dari 80 intruksi.

·         Maskable Interrupts, dengan menggunakan maskable interrupts kita dapat bebas memilih menggunakan satu atau lebih sebuah interupsi, dimana dengan menggunakan maskable interrupsts ini akan didapat keuntungan yaitu  dimana kita dapat akan mematikan sebuah interupsi pada ketika mikrokontroler sedang melakukan sebuah proses yang kritis, sehingga pada saat itu interupsi yang dating akan diabaikan.

·         Comparator, pada mikrokontroler tertentu terdapat sebuah atau lebih komparator, dimana komparator ini bertujuan bekerja menyerupai IC komparator biasa akan tetapi sinyal I/O terpasang pada bus mikrokontroler.

DAFTAR PUSTAKA

https://id.wikipedia.org/wiki/Komputer_mikro
https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_komputer
https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_komputer#Generasi_komputer
https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_komputer#Generasi_pertama
https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_komputer#Generasi_kedua
https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_komputer#Generasi_ketiga
https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_komputer#Generasi_keempat
https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_komputer#Generasi_kelima
https://dwiyanscg.files.wordpress.com/2016/10/dscg.pdf
http://komputerflas.blogspot.co.id/2014/05/sejarah-perkembangan-komputer.html
http://masterz-seo.blogspot.com/2013/12/sejarah-perkembangan-komputer-lengkap.html
http://tarkoyaqori.blogspot.co.id/2016/10/mikrokomputer.html